Menarik sekali jikalau kita terus menerus belajar tentang fenomena apapun yang terjadi dalam hiruk-pikuk kehidupan ini. Tidak ada salahnya kalau kita buat semacam target. Misalnya : hari ini kita belajar tentang wajah. Wajah? Ya, wajah. Karena masalah wajah bukan hanya masalah bentuknya, tapi yang utama adalah pancaran yang tersemburat dari si pemilik wajah tersebut.
"Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain."(HR. Bukhari dan Muslim); "Barangsiapa yang mengajak (seseorang) kepada petunjuk (kebaikan), maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun."(HR. Muslim); “Janganlah meremehkan suatu kebaikan sekecil apapun, walaupun engkau berjumpa dengan saudaramu dengan wajah berseri-seri.”(HR. Muslim)
Selasa, 31 Januari 2012
Barokah Shalat Khusyu
"Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman yaitu orang-orang yang khusyu dalam sholatnya dan orang-orang yang menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang tiada berguna." (Al-Quran: Surat Al-Mu`minun )
Rosulullah SAW bersabda : "Ilmu yang pertama kali diangkat dari muka bumi ialah kekhusyuan." (HR. At-Tabrani )
Seni Menata Hati dalam Bergaul
Pergaulan yang asli adalah pergaulan dari hati ke hati yang penuh keikhlasan, yang insya Allah akan terasa sangat indah dan menyenangkan. Pergaulan yang penuh rekayasa dan tipu daya demi kepentingan yang bernilai rendah tidak akan pernah langgeng dan cenderung menjadi masalah.
1. Aku Bukan Ancaman Bagimu
Kita tidak boleh menjadi seorang yang merugikan orang lain, terlebih kalau kita simak Rasulullah Saw. bersabda, "Muslim yang terbaik adalah muslim yang muslim lainnya selamat/merasa aman dari gangguan lisan dan tangannya." (HR. Bukhari)
Jatuh Cinta vs Bangun Cinta
Cinta adalah kekuatan…
Yang mampu merubah duri menjadi mawar…
Mengubah Cuka menjadi anggur…
Mengubah malang menjadi untung…
Mengubah sedih menjadi riang…
Mengubah sakit menjadi sehat…
Mengubah bakhil menjadi dermawan…
Mengubah kandang menjadi taman…
Mengubah penjara jadi istana…
Mengubah Amarah menjadi marah…
Mengubah musibah jadi muhibbah…
Itulah makna cinta… (Ayatul Husna)
Yang mampu merubah duri menjadi mawar…
Mengubah Cuka menjadi anggur…
Mengubah malang menjadi untung…
Mengubah sedih menjadi riang…
Mengubah sakit menjadi sehat…
Mengubah bakhil menjadi dermawan…
Mengubah kandang menjadi taman…
Mengubah penjara jadi istana…
Mengubah Amarah menjadi marah…
Mengubah musibah jadi muhibbah…
Itulah makna cinta… (Ayatul Husna)
Minggu, 29 Januari 2012
Si kecil yg berakhlak
Ada seorang lelaki tua sedang berjalan di tepi sungai, tiba-tiba mata tuanya yang mulai rabun melihat anak kecil sedang mengambil wudhu' sambil menangis. Ia pun ingin mengetahui keadaan aneh itu dan bertanya, "Wahai anak kecil kenapa kamu menangis?"
Berkata anak kecil itu, "Wahai bapak saya telah membaca al-Qur'an sehingga sampai pada ayat yang berbunyi, "Yaa ayyuhal ladziina aamanuu quu anfusakum" (Wahai orang-orang yang beriman, jagalah olehmu sekalian akan dirimu). Saya pun menangis sebab takut akan dimasukkan ke dalam api neraka."
Langganan:
Postingan (Atom)

